Rabu, 30 Oktober 2013
malem minggu kemaren itu sialnya aku... gimana enggak, aku keluar sama temen. terus mau makan2.
nah aku udah mikir tuh gini "wehhh aku bakal dapet traktiran ga ngluarin bensin pula (ngluarin duit buat beli bensin maksud gue)"
tepat pukul 06.30 aku di jemput temen aku. kita berangkat, belum sampai di tempat mtor temen aku mogok. yahhhh kira2 1 km dari tempat tujuan lah jaraknya dan 3 km dari rumah aku. gimana nggak kesel, dia kalo kemana2 ga pernah beli bensin dulu. dan alasannya bukan ga punya uang, tapi takut kesasar pas pulang -_-
aku : "ehh kalo udah gni gmna jdinya?"
dia : "beliin bensin" (sambil pasang muka tak berdosa diahadapanku)
aku : "mana uangmu"
dia : "ini, ntar balik aja kesini ya?"
aku : "ok" (lalu aku berangkat)
setelah aku beli bensin, aku jemput temenku....
tapi berhubung hari ini adalah hari sial-ku -_-
temenku gak disitu -_-
yang aku kawatirin bukan dia, tapi hpku dibawa dia -_- kalo dia sih biarin aja. toh kalo dianya ngilang juga mtornya aku bawa :D
untung otakku tercipta lagi. aku nyari wartel. tapi di tempat itu ga ada wartel. ya lah, siapa yang mikir coba ada wartel, orang skrg banyak hp. aku langsung ke tempat makan aja...
dan keselnya lagi waktu aku liat temen aku disitu -_-
terus aku menghampiri mereka. yap, aku berkata "mereka" karna dia sama pacarnya.
jadi temen ku tuh cewek, nah untung pacarnya cowok. bukan cewek juga.
tapi setelah aku sampai, temenku bilang "eh kamu kok luama banget se? aku udah selesai nih. mau pulang."
aku : "terus traktiranku gimana?"
dia : "besok2 aja deh"
-_________________-
jadi intinya jangan mau disuruh beli bensin. sama SIAPAPUN.
:D
Selasa, 29 Oktober 2013
perpisahan
Berdiri di tengah keheningan
Membuat jiwa ini dingin
Terbawa angin perasaan kosong
Kosong tanpa suasana
Menghias
malam bertabur bintang
Kembali
direngkuh kepedihan
Menyayat
lubuk hati yang terdalam
Luka yang
tertorehkan tak dapat di kembalikan
Dengan semua senyuman
Kilauan pesona sang mantan
Dengan warna indah berseri
Dari dalam hati manusia
Siapa yang
tau perpisahan ini
Dimalam
bahagia menjadi pudar karnanya
Harap untuk
bersama
Tapi apa daya
kita menghentikan perpisahan ini
GGG
Semua kejadian itu membuat aku merasa sangat bersalah
mungkin aku harus menghentikan apa yang aku inginkan
beralih menjadi orang yang mengejar kebutuhannya
tapi siapa yang tau jika kebutuhanku ada di situ?
didalam keinginan itu.
untuk terus menciptakan melodi2 baru dengan petikan2
untuk terus menciptakan irama2 yang indah dengan jari2ku
disini lah kebutuhanku untuk bahagia
tapi mengapa justru ini juga yang membuatku putus asa?
keinginanku membuatku putus asa.
kebutuhanku membuatku putus asa.
mengapa jari2ku hanya ingin memainkannya, bukan yang lain?
andai saja jari2ku bisa bicara, pasti dia tidak akan berhenti memetik senar demi senar
karena keputus asaanku, jari2ku tersiksa. Mungkin mereka merintih
mungkin juga menangis karena kerinduannya.
apakah tekadku ini sudah benar?
apakah instingku benar2 mengatakan?
aku tak tau manakah kebenaran dalam diriku...
mungkin aku harus menghentikan apa yang aku inginkan
beralih menjadi orang yang mengejar kebutuhannya
tapi siapa yang tau jika kebutuhanku ada di situ?
didalam keinginan itu.
untuk terus menciptakan melodi2 baru dengan petikan2
untuk terus menciptakan irama2 yang indah dengan jari2ku
disini lah kebutuhanku untuk bahagia
tapi mengapa justru ini juga yang membuatku putus asa?
keinginanku membuatku putus asa.
kebutuhanku membuatku putus asa.
mengapa jari2ku hanya ingin memainkannya, bukan yang lain?
andai saja jari2ku bisa bicara, pasti dia tidak akan berhenti memetik senar demi senar
karena keputus asaanku, jari2ku tersiksa. Mungkin mereka merintih
mungkin juga menangis karena kerinduannya.
apakah tekadku ini sudah benar?
apakah instingku benar2 mengatakan?
aku tak tau manakah kebenaran dalam diriku...
gradien/persamaan garis lurus
Waktu malem itu gue ngerjain tugas MTK bab (dibaca BAB bukan
B-A-B)“persamaan garis lurus”. Nah pada pertemuan terakhir sebelumnya gue ga
masuk dikarenakan males ngerjain tugas sebelumnya yang dikumpulin hari itu, dan
gue alasan absen karena sakit. Mohon dimaklumi... ya?
Kembali ke malem itu. Gue tuh bingung banget ga bisa
ngerjain tugas yang hiper hiper susah banget itu. Lalu gue minta di ajarin ibu
gue. Biasalah gue tuh kalo ada apa2 mesti larinya ke ibu gue. Tapi gue bukan
anak manja.
Ibu gue tuh bisa, tapi lupa -_- (bilang aja ga bisa kali
ya?) terus gue sms temen2 gue kelas 8G. Maklum meskipun gue kelas 8J tapi gue
masih sering terikat sama anak 8G. Nah waktu itu gini bunyi sms gue “tugas yang
kalian kerjain udah sampek mana, rek? Selasa kemarin aku ga masuk. Jadi ga nyambung
sama materinya”
Temen2 gue balesnya macem2 tapi maknanya sama. Intinya
mereka bilang gini “tugas apa? Bab apa? UK berapa?” naaahhh, itu bodohnya gue
ga ngejelasin tugas apa yang gue maksud di sms gue itu -_- lalu gue jelasin ke
mereka. Eeehhhhh.... ternyata anak 8G masih sampek UK 8 bab 2. Lalu gue jelasin
kalo kelas gue udah disuruh ngerjain sampek UK 7 bab 3...
Nah salah satu temen gue namanya pangesti, dia cewek,
humoris, encer (otaknya maksud gue). Dia bilang gini “kelas 8J emang express”
terus gue cerita ke ibu gue
Gue : “katae tmenku, kelas 8J it express”
Ibu : “kayak kereta ya?”
Gue : “iya, ibaratnya aku ngejar kereta pake sepeda pancal”
Ibu : “hllaaaa... tau kalo kamu sepeda pancal, kenapa tadi
tanya ibu. Sama aja sepeda pancal ngejar bekicot”
gue cuma bisa menghela napas aja -_-
terus tetangga gue yang masih kelas 6 SD gue tanyain. Ibu gue malah ngomong gini “kalo kamu tanya dia, sama aja sepeda pancal ngejar lintah”
terus tetangga gue yang masih kelas 6 SD gue tanyain. Ibu gue malah ngomong gini “kalo kamu tanya dia, sama aja sepeda pancal ngejar lintah”
gue masih ga jawab. Tapi kemudian adek gue terbangun dari
tidurnya yang lalu selama kurang lebih 3 jam an lah. Nah, adek gue tuh ngliat
gue belajar. Dia baru kelas 1 SD. Terus gue bilang “bisa ngerjain tugas kakak?”
dia cuma ngliatin apa itu tugas gue maksudnya -_-
terus ibu gue mulai membuka mulutnya lagi. Dia mulai
bersuara, menggetarkan pita suaranya dan dengan tidak lembut suaranya mulai
terdengar (maksud gue tuh ibu gue mulai bicara gitu) “kalo tanya adek, sama aja
sepeda pancal yang nunggu batu berjalan”
nah,,, gue shock (gak sih sebenarnya)
menurut gue ibu gue tu orangnya lucu, asik di ajak curhat
dll yang +++++++++++++++++++++ deh
love you mom :*
keinginanku
Dari kecil aku sudah belajar merelakan sesuatu dengan iklas
kerelaan pertama ku di uji saat aku mendapat pasir warna
aku kagum, aku tertarik dengan warna2 nya yang indah
hijau kuning merah biru ungu...
kerelaan pertama ku di uji saat aku mendapat pasir warna
aku kagum, aku tertarik dengan warna2 nya yang indah
hijau kuning merah biru ungu...
Seperti aku tak rela jika kehilangan itu semua
keindahan itu adalah anugrah
tapi ketika aku kehilangan semua itu, rasanya ingin menangis
keindahan itu adalah anugrah
tapi ketika aku kehilangan semua itu, rasanya ingin menangis
“seorang anak kecil yang menangis karena kehilangan pasirnya”
tapi bagiku itu bukan sekedar pasir, itu adalah keindahan.
lalu seseorang menggantikannya dengan beberapa batang coklat
batangan batangan coklat itu jauh lebih mahal harganya jika dibandingkan dengan pasir2 warna
tapi seorang anak kecil tak akan menerima apa yang tidak dia butuhkan
aku memang ingin coklat itu, tapi aku lebih butuh pasir warna itu
aku hanya butuh pasir warna bukan coklat
tapi setelah nya aku belajar merelakan itu
tapi setelah nya aku belajar merelakan itu
sekarang setelah anak kecil itu menjadi dewasa
dia tau apa yang dia ingin kan dan apa yang dia butuhkan
dia ingin sesuatu yang mewah, tapi dia lebih butuh sesuatu yang berguna, sejati, dan jujur
dia tau apa yang dia ingin kan dan apa yang dia butuhkan
dia ingin sesuatu yang mewah, tapi dia lebih butuh sesuatu yang berguna, sejati, dan jujur
menurutku ini sebuah pelajaran jika sebuah keinginan tidak
sama dengan kebutuhan
Jumat, 25 Oktober 2013
pemilihan ketua kelas 7G SMPN 2 JOMBANG tahun 2012/2013 periodenya aku lupa harap dimaklumi :)
ini kisah lucu tentang kelas lama gue ... :v
waktu itu pemilihan ketua kelas. nah terjadi percakapan antara temen gue (walaupun shaabat tapi gue bilang temen aja) sama temen gue (yang laen maksudnya). namanya sandra, devanda, zaki, dan saya juga ikutan....
zaki : "siapa milih mega?"
devanda : "aku" (sambil mengacungkan jarinya yang kanan)
zaki : "siapa milih pangesti?"
devanda : "aku" (sambil mengacungkan jarinya yang kiri)
sandra : "lo dev kamu kan udah milih mega se? kok milih lagi?"
devanda : "oh iya, ohhhh itu yang tadi kan pake tangan kanan, sekarang tangan kiri" (sambil senyum-senyum gimana gitu, ngerasa dia pinter heheh)
aku : "kalo gitu aku juga bisa ngangkat kaki ku"
nah mungkin ga semua orang mikir ini lucu, tapi menurut gue ini sangat membuat gue bangkit saat gue lagi galau. kadang sampek ketawa-ketawa sendiri -_-
oke.. dahhh nantikan kisah selanjutnya.
waktu itu pemilihan ketua kelas. nah terjadi percakapan antara temen gue (walaupun shaabat tapi gue bilang temen aja) sama temen gue (yang laen maksudnya). namanya sandra, devanda, zaki, dan saya juga ikutan....
zaki : "siapa milih mega?"
devanda : "aku" (sambil mengacungkan jarinya yang kanan)
zaki : "siapa milih pangesti?"
devanda : "aku" (sambil mengacungkan jarinya yang kiri)
sandra : "lo dev kamu kan udah milih mega se? kok milih lagi?"
devanda : "oh iya, ohhhh itu yang tadi kan pake tangan kanan, sekarang tangan kiri" (sambil senyum-senyum gimana gitu, ngerasa dia pinter heheh)
aku : "kalo gitu aku juga bisa ngangkat kaki ku"
nah mungkin ga semua orang mikir ini lucu, tapi menurut gue ini sangat membuat gue bangkit saat gue lagi galau. kadang sampek ketawa-ketawa sendiri -_-
oke.. dahhh nantikan kisah selanjutnya.
Kamis, 24 Oktober 2013
awal mulai bad day gue :3
Critanya, dulu kelas gue di G sekarang di J
Gue di kelas baru ini juga ada alasannya tapi ga mungkin kan
gue sebutin
Nah dari awal di pindah kelas, gue tuh merengek ke guru BK
Bahkan gue sampe nangis2 di depan guru TIK sama B inggris
gue
Eh, malah sampe sekarang belum ada tindakan
Langganan:
Komentar (Atom)






















.jpg)